Suatu hari di
waktu petang anak kesayangan Ahmadun menderita sakit batuk yang agak kronis
daripada biasanya. Sang istri yang lugu itu bingung mondar-mandir keluar masuk
rumah, karena Ahmadun sejak siang pergi keluar dan belum pulang. Mau minta
tolong tetangga merasa sungkan. Akhirnya sang istri mengobatinya dengan obat
seadanya, yaitu jeruk nipis yang dicampur dengan kecap. Sakit batuk anak bisa
reda tapi hanya sebentar. Akhirnya sang istri menelepon Ahamadun dengan ponsel
seadanya yang dipunyai dan menceritakan bahwa anaknya sakit batuk tak kunjung
sembuh walaupun sudah diobati.
Friday, September 16, 2016
Thursday, September 15, 2016
Ahmadun Pemancing Ulung
Salah satu
hobi Ahmadun adalah memancing. Pada suatu kesempatan, di saat hari minggu hari
dimana dia libur dari pekerjaannya, berangkatlah dia pagi-pagi setelah sarapan
memancing di sungai yang lumayan besar, yang tidak begitu jauh dari
rumahnya. Ketika berangkat tidak lupa
dia pamit sang istri. “ Aku tak cari hiburan buk, mancing.....”, pamit Ahmadun.
“ Ya pak, lumayan barangkali nanti bisa dapat ikan, bisa untuk tambahan
lauk....”, jawab sang istri.
Tuesday, September 13, 2016
Betapa Malunya Ahmadun....
Ahmadun pernah
kuliah di salah satu PTN di kota Malang. Karena penghasilan orang tuanya tidak
cukup untuk membiayainya akhirnya dia keluar. Dalam studinya yang singkat itu
Ahmadun dapatkan teman akrab yang bernama Imam Syafi’i. Dalam kuliahnya yang
hanya empat bulan itu, dia tinggal di rumah kos yang sama. Kebetulan dia dan
Syafi’i punya banyak kesamaan selera; sama-sama senang mendengar musik klasik,
sama-sama muslim yang taat dll. Karena saking akrabnya mereka kadang-kadang saling pinjam
pakai baju satu sama lain. Ketika Ahmadun memutuskan untuk keluar, ada satu
baju milik Syafi’i yang dimintanya karena memang baju itu sangat disukainya.
Subscribe to:
Comments (Atom)